Another Templates

Friday, 27 May 2011

Granny

Waktu begitu cepat berlalu ketika kau tahu bahwa kau melakukan hal yang salah.

Dia berdiri terdiam di tepi rumahnya. Duduk termangu melihat anak-anak lain bermain apa yang mereka ingin mainkan. Sementara dia, terpaksa mengibaskan rambutnya yang pendek dan tertawa dibawah angin akibat ayunan yang didorong oleh ibunya.

Dia tidak menyalahkan hal itu. Buktinya sekarang dia tumbuh menjadi gadis cantik yang bisa segalanya. Dia bisa melompat, berguling, menginjakkan kaki di pantai, merasa terbang, menjadi badut, super bos, tapi dia merasa tahu segalanya. Segalanya yang dia lakukan adalah salah.

Hatinya yakin itu, karenanya bertahun-tahun dia merencanakan sebuah tindakan. Tindakan untuk keluar dari rumahnya. Sebuah rumah ditengah tebing yang tinggi. Dia mencoba berlari turun, turun, dan turun sekuat tenaga untuk keluar dari menara tebing yang tinggi. Tapi bertahun-tahun itu pula dia kembali naik, naik dan naik kembali ke dasar paling atas tebing itu, rumahnya.

'Aneh', pikirnya. Dia baru sadar bahwa dia dikelilingi menara tebing tinggi yang dikelilingi jalanan berbentuk spiral. Jalanan itu berputar turun lalu berputar kembali ke atas.

'Lantas bagaimana caranya aku bisa keluar'

Kali ini dia pasrah, memutuskan untuk tetap tinggal. Dia melakukan apa saja yang mungkin dia lakukan. Dia mencoba semuanya untuk menemukan apa yang mungkin dia sukai. Ternyata semua itu percuma. Dia bahkan membenci keluarga yang selalu mendukung apa yang dia mau. Baginya, dia perlu petunjuk dan bukan sekedar dukungan. Tapi rambutnya mulai memutih, waktunya semakin terbatas.

Dia terbaring lemah dan berpikir bahwa inilah saatnya. Saatnya untuk Tulang kakinya bergetar hebat ketika dia mencoba berdiri di tepian rumahnya. Dia tidak peduli ada atau tidak orang yang akan melihatnya terjun. Apa yang ada dibawah, apa yang akan terjadi, itulah yang dia ingin lihat dan buktikan.

Granny, gadis tua renta yang merasa tahu segalanya, memutuskan untuk membuktikan bahwa jika dia keluar bukan dari jalan spiral itu, bahwa jika dia melompat dari tebing, hasilnya adalah sama jika dia tetap tinggal dan pasrah. Mati.

oleh
ilma fathnurfirda

untuk
janjijumat - tentang spiral
http://janjijumat.wordpress.com/2011/05/27/janji-jumat-27-mei-2011/

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More