Another Templates

Monday, 17 October 2011

Merah jambu

Sepanjang jalan ini tidak ada yang memperhatikannya. Mulai dari ranting coklat kecilnya yang tertanam, tidak ada yang melihatnya. Pelan-pelan daunnya berubah warna, hijau tua, tetap tidak ada yang meliriknya. Kemudian satu persatu kuncup ungunya muncul. Dan beberapa hari kemudian, puff, puff, puff. Tiba-tiba jalan bebas hambatan yang berpuluh kilometer itu berubah imut, seperti pipi putih anak perempuan kecil yang memerah malu.

Merah jambu.

Jalan bebas hambatan yang dibenci itu, pernah secantik merah jambu oleh karenanya.

0 comments:

Post a Comment

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More