Another Templates

Tuesday, 18 October 2011

Orang Aceh

Kemarin malam aku bertemu dengan orang Aceh. Belum juga masuk ke dalam warung mie acehnya, si bapak juru masak yang sedang duduk di depan dapurnya tersenyum melihatku berjalan.

"Mau pesen apa dik?" tanyanya kemudian.

Setelah aku pesan satu nasi goreng padanya, dia langsung bergegas masuk ke dapur. Pria lebih muda di sebelahnya langsung menanyakan minum dan mempersilahkan duduk. Ada seorang pelanggan lagi masuk, mereka tetap menyambutnya ramah.

***

Ternyata orang aceh itu ramah-ramah! Siapa bilang? Buktinya bapak itu ramah. Tapi kan belum tentu semua orang aceh ramah hanya karena bapak itu ramah! Tapi setidaknya dia berhasil menunjukkan bahwa orang aceh itu ramah padaku! Gimana kalau kamu pernah tidak ramah pada orang lain? Kenapa kalau begitu? Nanti orang lain itu merasa semua orang indonesia tidak ramah, padahal belum tentu semua orang Indonesia itu tidak ramah, hanya karena kamu tidak ramah! Ya ... gampang, makanya aku harus ramah juga.

1 comments:

Ya. kita harus ramah juga. Mungkin tidak akan membuat seluruh dunia berpikir orang Indonesia atau orang dari kota kita ramah. Tapi setidaknya, orang yang kita ramahi itu, berpikir bahwa orang ramah selalu ada. :)

Post a Comment

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More