Another Templates

Thursday, 15 November 2012

Omnibus - Wanita Tetap Wanita - Cupcake

Bingung! Awalnya. Tentu saja, karena ini kali pertama menulis untuk layar lebar (yang memang benar-benar lebar). Karena biasanya aku nulis untuk serial tv yang aturannya berbeda dengan menulis untuk film layar lebar. Kalau untuk bioskop, kita harus bisa nulis supaya penontonnya rela duduk 1-2 jam penuh memperhatikan layar lebar di hadapannya. Nah kalau untuk televisi kan beda, apa bedanya nanti yah aku coba rangkum di postingan lain, hehehe...

Awalnya ada 2 teman (Dodi Sanjaya dan Furqy) menghubungi tiba-tiba, secara garis besar dia bilang begini 'Hey bantuin nulis omnibus untuk layar lebar dong, ada PH baru yang pengen bikin film'. Saat itu sih gak tau PHnya punya siapa dan yang bakal menyutradarainya siapa. Aku cuma fokus untuk nulis cerita dan skenario nya aja. Intinya mereka mau membuat film tentang wanita, yang ringan, pop tapi juga harus penuh makna. Akhirnya kumpullah aku dan beberapa penulis lainnya, diskusi dan diskusi, tiba-tiba... Oke! Cerita lock! Skenario ditunggu secepatnya (Huwaa... langsung semedi di bawah kaki gunung himalaya... :p).

Tadinya nungguin si Mr. Moody pergi, tapi deadline di depan mata, soo... yang pertama aku lakukan adalah cari referensi, cari inspirasi, hasilnya? nonton semua film drama yang pernah ada (maap lebay dikit, :p) , dengerin lagu-lagu sendu Demi Lovato, dan yang terakhir ngegugel gambar-gambar yang bisa menginspirasi, kaya beberapa gambar berikut:



Setelah itu Mr. Moody hilang seketika, lancar dong nulis sinopsis, treatment dan selesailah my first draft 'Cupcake'. Dari draft1 ini sudah selesai? Belum dong, kan masih di baca sutradara sama produsernya. Deg-deg-an, siapa sih sutradaranya, kebanyakan sutradara pasti bakal rombak-rambik script, tambah-tambih adegan, dan tambal-sulam dialog. Pas workshop dengan sutradaranya, kaget! Soalnya ternyata sutradaranya adalah 4 aktor top, booo.... dan yang menyutradarai Cupcake adalah Didi Riyadi.

Aku berpikir (Sambil ngumpet di bawah meja dengan kepala nongol dari dalam lubang dan mata yang lirik kanan dan kiri.), curiga nih, apa dia bisa? Apa dia bakal revisi draft 1-nya? Eh Ternyata diluar dugaan (langsung koprol, lompat-lompat di atas trampolin), Didi Riyadi itu orangnya asik, baik dan punya visi yang sama dengan ceritanya, jadi, setelah beberapa kali workshop, akhirnya lock di draft3, ^_^, yaey!

Nah, mau tau ceritanya? Follow twitter @WTW_Movie, @didi_riyadi, @MDRbyZASUNGKAR atau ikutin terus #WanitaTetapWanita  #cupcake, dan nonton filmnya yaaaa, ;)








Ps: Thanks to Irwansyah, Zaskia Sungkar, Didi Riyadi, dan segenap crew R1 Pictures specially Furqy and Dodi Sanjaya, It was pleasure working with you guys ;)

Tuesday, 30 October 2012

Gunung Padang

I'm sooo lucky, punya keluarga yang suka tanpa sebab yang jelas, nggak pake rencana, tiba-tiba pergi jalan-jalan ke tempat-tempat yang nggak biasa. Sebenernya sih, bukan jalan-jalan yang jauh juga. So, realistis aja sih, nggak yang tiba-tiba ke Bali atau tiba-tiba ke Phuket kaya kebanyakan orang lainnya (karena biaya tetap jadi pertimbangan pertama :D ). Cuma sekitaran Jawa aja, whoops Jawa Barat tepatnya :p. Nggak jauh-jauh dari Jakarta lah, tapi bukan berarti di sekitar puncak yah, (masih ada ya orang yang mau jalan-jalan ke puncak, padahal di puncak ada apa sih? hehe...)

Anyway, aku yakin sebenernya banyak yang tahu tempat-tempat unik di sekitaran Jawa Barat. Misalnya, Kampung Naga, situs-situs air terjun, Gunung api yang masih aktif, Gua-gua bawah tanah, Pantai lindung dan lainnya. Tapi seberapa banyak sih orang-orang yang mau ke tempat-tempat itu?

Nah, setelah tahun kemarin tiba-tiba ke Ujung Genteng, kali ini aku dan keluarga tiba-tiba jalan-jalan ke Gunung Padang, situs peninggalan megalitik kerajaan Pasundan. Sayangnya, kemaren cuma bawa senjata kamera pocket. So, cuma dapet segini aja:

1. Jalan dari Sukabumi - Sukaraja - Gunung Padang, walau jalan utamanya kecil (cuma 1 mobil), berbatuan besar, dan super nanjak, tapi kiri kanan pemandangannya hamparan kebun teh.

2. Nah ini pintu naik ke gunung padang. Posisinya sekitaran 500 meter dari puncak gunung.

3. Liat aja tangga naiknya, ini sekitar 25%, ke atasnya ya masih jaaauhhh... Tips penting ke Gunung Padang: Bawa topi dan kipas, bawa banyak air minum dan yang paling penting jangan naik jam 12 siang ^_^

4. Ini view dari puncaknya, tingkat pertama dari keseluruhan bangunan reruntuhan kerajaan.

5. Diantara batu-batuan reruntuhan, ada batu yang merupakan peninggalan gamelannya orang dulu. Tapi nggak boleh di pukul :D, jadi cuma pura-pura aja yah, hehehe...

6. Nah, kalau ini sisi samping puncak reruntuhan. Kalau diperhatikan batu-batu ini bentuknya segilima semua. Gimana caranya orang dulu bawa batu segini banyak ke gunung setinggi itu ya?

7. Tapak Kujang. Kujang itu senjata orang sunda. Kalau di Jawa senjatanya Keris, kalau di Jawa Barat nama senjatanya Kujang. Pertanyaannya, bagaimana Kujang bisa tercetak di batu? Cuma orang dulu yang tahu :p

8. Sebenernya, cerita lengkap mengenai reruntuhan batu-batu yang katanya umurnya 4500 sebelum masehi ini, diceritain lengkap sama petugasnya. Sayangnya, Aku sibuk foto-foto, dan karena ceritanya panjangg bangeett... jadi lupa deh, :p


Sebetulnya, reruntuhan di puncak gunung itu, adalah sebagian kecil dari kerajaan sunda yang runtuh. Di bawah gunung katanya sudah ditemukan pintu (gua) masuk ke bagian dalam reruntuhan itu. Mitosnya, di dalamnya ada harta karun yang di jaga sama ular besar! Wooww...

Tapi belum ada yang pernah masuk ke gua tersebut, termasuk si penemu gua yang katanya turunan dari kerajaan sunda itu. Aseli, lokasinya nggak jauh kok, dari Sukabumi sekitar 40 menit, kalau dari Jakarta sekitar 3 jam. Nah, sekarang siapa yang mau nyari harta karun? Butuh guide? ^_^

Friday, 5 October 2012

A Cat in Jakarta

Cat  - Bunderan HI

Cat - Busway

Cat - Monas

Tuesday, 18 September 2012

Skenario Web Series

Beberapa bulan yang lalu, gue sama beberapa orang temen berniat membuat serial web. Serial web yang bertemakan drama medik. Ide ceritanya dari temen gue, Dea, sementara yang nulis skenarionya adalah gue.

Setelah skenarionya jadi 2 episode, temen-temen mendukung gue sama Dea untuk memproduksi naskah tersebut. Tapi seiring perjalanan, ternyata tim produksi belum memiliki kemampuan untuk memproduksi naskah yang cukup sulit.

Akhirnya gue dan Dea memutuskan untuk mem-publish naskahnya saja. Sampai saat ini baru 2 dari 4 episode yang sudah di publish. Tapi gue akan publish naskah selanjutnya jika memang banyak pembacanya. So, kalian yang udah membaca naskahnya di

mediCalie

silahkan tinggalkan komen, kritik, dan sarannya. ^_^

Thaanksss,
ilma


Thursday, 6 September 2012

DUET (Serial TV)

Akhirnya kerja keras tahun lalu bisa dinikmati juga… ^_^… Terima kasih untuk Wahana Penulis yang sempat memberikan kesempatan gue untuk bergabung menulis skenario beberapa episode di serial drama tv DUET.

Launching siang ini (6 September) jam 2 di Crown Plaza Hotel, Kompas TV mengajak para pemain (Adinia Wirasti, Tora Sudiro, Yama Carlo, dll) , sutradara (Monti tiwa, Awi Suryadi) , dan creator DUET (Salman Aristo dan Gina S. Noer), berkumpul dan bercerita mengenai DUET serial tv yang akan tayang setiap hari sabtu jam 8 malam (siaran ulang minggu pagi) di Kompas TV.






Mau tau seluk beluk DUET, klik aja tentang duet

Pokoknya, mari kita tonton bersama serial ini :D. Semoga bisa menghibur semuanya yah ;)

Note: maap fotonya gak gitu jelas, kameranya ketinggalan sih, hiks-hiks :p

Tuesday, 28 August 2012

Batik


Title : Batik
Story and Written by: Ilma F
Supervised by: Sekar Ayu Asmara (Fiximix Scenario Class)

Genre: Drama Featured Film
Duration: 80 minutes
Total Pages: 70 pages


Premise:
Mina seorang anak perempuan berumur 12 tahun yang setia merawat ibunya yang setengah gila, namun ternyata yang dianggap ibu olehnya selama ini bukanlah ibu kandungnya.

Synopsis:

Bagi kebanyakan wantia Jawa sebuah selendang batik biasa dipakai untuk melengkapi penampilan agar tampil lebih cantik. Tetapi tidak bagi seorang anak perempuan berumur 15 tahun, yang besar di Pekalongan. Baginya sebuah selendang batik adalah pintu menemukan kebenaran akan kasih sayang yang sebenarnya. Sebuah kasih sayang tulus seorang ibu pada anaknya.

Mina adalah seorang anak yatim. Ayahnya, Abi, meninggalkannya sejak dalam kandungan sementara Ibunya, Neni, menderita penyakit kanker otak yang menyebabkan perilaku yang tidak wajar. Neni selalu memakai selendang batik yang sama kemanapun. Ibunya adalah bekas pembatik, suatu saat dia membatik dengan jarinya karena cantingnya rusak. Dengan sepenuh hati Mina menyembuhkan luka bakar di jari ibunuya. Di dunia ini baginya seluruh hidupnya adalah Ibunya. Dia tidak pernah berhenti merawat ibunya yang sakit jiwa, walau sempat terbesit ingin memiliki ibu yang normal dan hidup seperti anak perempuan lainnya.

Suatu saat, sekolahnya mengadakan pertemuan orang tua murid. Guru Mina tahu keadaan Mina dan memperbolehkan ibunya tidak usah datang. Hal ini sempat menjadi olok-olok temannya karena akan lucu jika ibunya yang gila datang ke sekolah. Tetapi Mina tidak menghiraukan ejekan itu. Dia cepat-cepat pulang untuk merawat ibunya.

Begitu sampai di rumah, dia mendapati ibunya menghilang. Setelah berjuang demi menemukan ibunya, Mina harus menerima kenyataan pahit, bahwa ibu yang dia rawat selama ini ternyata bukanlah ibu kandungnya…

Screenplay:










  

Klik halaman view slide show untuk membaca lebih jela. Butuh cerita lebih lengkapnya? Feel free contact me yah... ^_^

Tuesday, 7 August 2012

Writing tips

I just updated some of writing tips, you may check on my other page. There are 2 posts,

- Description is Action
- Publishing Your Work

Enjoy!! ^_^...


Sunday, 1 July 2012

Danbo [PoP Con Asia 2012]

Danbo! Hasil puter-puter POP CON Asia 2012 di JCC, Jakarta, cuma bisa bawa pulang 2 komik lucu dari seorang komikus Indonesia dan si danbo ini ^_^

Berserak-serakkan... cape juga bikinnya kecil2!

Tadinya nggak ingin langsung dibuat, tapi mukanya memelas sekali. seakan berkata, 'satukan aku please... .' :p


 





Si Danbo!
Karena iseng, nggak bisa menahan diri untuk menghidupkan si danbo, akhirnya jadi deh stop motion simple nya si danbo:



Nah, selanjutnya buat apa lagi ya? something yang original, mungkin? ^_^

Thursday, 10 May 2012

Catbus - Ghibli Clay part 1

akhirnyaa... berhasil nyuri waktu untuk bersenang-senang sebentar. setelah lama tertunda akhirnya si ghibli clay bisa selesai juga. well, baru bagian catbusnya aja sih, tapi lumayan ada kemajuan kan? hehehe...

sketching dulu...

skala tangan

color preparation

skala kepala dengan badan

skala kepala dengan ekor

Satukan semuanya, kemudian...

Taraaaa... The Catbus!
Title: The Catbus
Material: Soft clay (AMOS)
size: 6x4 cm

next... totoro and friends! ^_^

Thursday, 19 April 2012

Ghibli Clay Sketch

April's post!

terlalu banyak kejadian yang terjadi di bulan april, di antaranya harusnya bisa jadi bahan untuk mengisi blog animasiproject dan webisode (cek aja my blog, blog-blog terlantarkan...-_-....).

nah, kejadian-kejadian itu juga lah yang membuat jadwal blogging yang seharusnya diisi dengan art work: ghibli clay (lihat sketsa di bawah ini)


berubaaaah..... menjadi sebuah sketsa di bawah ini:


*menghela nafas* nyebur kelaut, semoga laut baik-baik saja...

Tuesday, 27 March 2012

Bunga

Merah berbalur orange di tengah setiap helai kelopak mahkota. Putik kuningnya menjuntai tenang. Serbuk sarinya menunggu angin, siap terbang. Ribuan bunga sepatu melingkarinya. Bunga tidur di padang luas di bawah langit sore.

Perlahan-lahan angin berhembus. Satu persatu serbuk sari terbang melintas di wajah Bunga. Dia masih terlelap.

Lama-kelamaan suara angin semakin keras. Ribuan serbuk sari rontok kemudian terbang menyerbu Bunga. Titik-titik kecil serbuk sari menempel di pipi Bunga dan kemudian terbang dengan cepat, sehingga meninggalkan luka sayatan. Suara bising angin pun mulai terasa sangat mengganggu. Senyum kecilnya pun menghilang, matanya mulai merasakan ketidaknyamanan. Langit yang tadinya cerah, mendadak mendung sehingga gelap membayangi mata Bunga. Bunga membuka matanya.

SEBUAH BUNGA SEPATU BESAR.

Disela-sela angin ribut, serbuan serbuk sari, mata Bunga membesar, mulutnya terbuka lebar, tapi tenggorokkannya tercekat tidak bisa mengeluarkan suara. Badannya bergetar merinding ketakutan. Dia mencoba mengangkat tangan dan kakinya, tapi tidak berhasil. Dadanya berdegup kencang. Bunga sepatu besar yang menyeramkan itu sudah tepat berada di atas wajahnya. Bunga sudah kehabisan nafas. Dia memejamkan matanya dan kembali mencoba berteriak kencang.

"AAAAAAAAAAAAA............"

Bunga terhenyak, terbangun. Satu-satunya suara adalah detak jarum jam yang menarik perhatiannya, selebihnya hening. Nafasnya terengah-engah. Dia hanya merasakkan sakitnya jarum infus yang terpasang di tangan kirinya, sementara tangan kanan dan kedua kakinya penuh gips dan perban. Bunga mencoba mengangkat kepalanya, tapi tertahan oleh penyangga di lehernya. Nafasnya mulai teratur, denyut jantungnya mulai melambat. Bunga memperhatikan ruang rawatnya, dia pun teringat bahwa dia baru saja menabrakkan mobilnya di toko bunga sepatu.

Selesai.

Friday, 13 January 2012

Kucing Dodonpa

Ini sebuah kisah mengenai kucing cokelat yang pandai memasak. Dia tinggal di loteng sebuah rumah milik nenek tua dengan tujuh cucu. Walau penghuni rumah itu banyak, Dodonpa selalu merasa kesepian. Karena anak-cucu nenek tua tersebut tidak pernah ada di rumah. Sementara nenek tua itu sudah terlalu tua untuk bermain bersamanya.

Dodonpa menjilat kaki depannya sambil memperhatikan nenek tua yang kini tidak pernah lepas dari kebaya encim hitamnya dan selalu duduk di depan televisi. Dulu dia selalu berhasil mengagetkan nenek tua itu. Karena kaget itulah, kemudian si nenek memanggilnya dengan sebutan Kucing Dodonpa.

Sekarang Dodonpa sudah hampir tidak pernah berhasil mengagetkan siapapun. Kerjanya hanya turun untuk mengambil makanan yang tidak pernah dimakan, kemudian dia masak ulang di atas loteng. Yap, masak ulang. Karena masakan di rumah itu hanya sebatas goreng atau rebus. Dan itu juga tidak pernah matang.

Dodonpa memakai celemek kesayangannya. Sebuah kain perca sisa handuk. Kali ini dia akan memasak ala Korea, Kimchi super pedas. Walau dia tahu, bahwa bulunya akan meregang karena kepedasan, dia suka masakan pedas. Sambil menjulurkan lidahnya yang merah dan bulunya yang seperti tersetrum, Dodonpa duduk di atap rumah. Matanya memperhatikan kucing-kucing kurus di sekitar rumah. Dia kemudian berpikir, mengapa mereka kelaparan sementara dia bisa makan sushi setiap hari?

Hujan turun deras. Dodonpa langsung masuk ke dalam loteng untuk segera memasak. Kali ini dia membuat soup macaroni dalam panci besar (yang sebenarnya terbuat dari ember besar penadah hujan di bawah atap yang bocor). Namun, kemudian dia kebingungan bagaimana caranya membawa masakannya ke jalan raya?

Langit semakin gelap, gemuruh hujan dan petir membuat Dodonpa semakin bersemangat. Dia ingin mendapatkan teman baru. Dia susun semua barang yang ada di loteng dan di rumah itu menjadi sebuah tangga. Tangga yang menghubungkan antara loteng, ruang tv dan pintu keluar. Susah payah dan sedikit berisik, Dodonpa membawa panci masakannya turun ke bawah. Nenek tua itu masih serius menatap layar televisi yang gelap.

Dodonpa tiba di tepi jalan dengan masakannya. Hujan mulai reda. Dia tersenyum menunggu dua puluh kucing kurus menghampirinya. Sinar bulan menyeruak dari balik awan mendung, malam itu. Senyum Dodonpa menghilang. Kucing-kucing kurus itu menghiraukan masakannya. Dodonpa menyodorkan panci besar pada mereka, tapi kucing-kucing itu melompat memojokkannya.

Sisa petir menggelegar menyinari kubangan air yang merefleksikan rupa Dodonpa yang sebenarnya. Seekor tikus besar. Dia baru sadar bahwa dia bukanlah teman dari kucing-kucing itu. Ternyata nenek tua itu terlalu tua untuk membedakan kucing sungguhan dengan dirinya tikus sebesar kucing, karenanya dia memanggilnya kucing Dodonpa, sesuatu sebesar kucing dan mengaggetkan.

Dodonpa pasrah terhadap keadaan. Dimana seekor tikus besar dan lezat terkepung kucing-kucing kurus yang kelaparan.


note:
terinspirasi 'ratatouille' dan 'fantastic mister fox'.

Wednesday, 4 January 2012

The Journey of a Sea Turtle

At the end of 2011, me and my family went to Ujung Genteng, West Java, Indonesia. Here are some picture of it. Some great place to hunt pictures ^_^

1. Maggosteen break around the road of Surade Village


 2. Loji Beach - Kwan im Monastery (Budhist Temple)

peaceful little monk...

the dragon teeth ready to catch the visitors!

how great is it praying in such beautiful view? you'll never know!

Me staring at the Loji Beach. (too shy to look at the camera *blushed*)
 3. Sea Turtle Conservation at Ujung Genteng - A very beautiful beach on south west Java

New born Sea Turtles.. cute babies...

we're ready to help you free!

be strong! go fight!

my cousin were sad she didn't bring her surf board. the wave there are amazing!

But my other cousin had his change to be the king of the ocean, Poseidon! haha...

this is the main gate of the conservation, bye bye... i'll be back *_^...
 4. Cikaso Waterfall! ^_^

isn't that nice taking picture with my lovely mom? ^_^
I wonder why there's a deer on a waterfall?

do you know the myth of three waterfalls?

People used to write their journey detail on their blog whenever they went travelled. But I think the pictures above has said pretty much everything. ^_^

I would, I meant, I really really would like to go back there. So, if there's anybody wanna go there, pleaseeeeeeeeee..... ask me to join your journey!
(I'll be really helpful, trust me ^_^)

Note: Next time I go there I'll put Buni Ayu Cave on my itenerary! what is Buni Ayu Cave? that's is secret i never tell, xoxo... hehehe


Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More